Terbukti Terlibat Politik Praktis ASN Terancam Dipecat

MARTAPURA- Pengawasan terkait netralitas aparatur sipil negara ( ASN) pada Pilkada 2018 semakin diperketat. Bahkan sanksi yang dijatuhkan pada ASN yang terlibat politik praktis dapat saja diberhentikan dari jabatan  hingga pemberhentian tidak dengan hormat selaku ASN.

Sekda OKU Timur Drs H Idhamto disela-sela pelantikan pejabat eselon dilingkungan Pemkab OKU Timur belum lama ini menegaskan, sesuai dengan hasil  rakor pihaknya dengan BKN Reginonal 7 belum lama ini diketahui bagi ASN yang terbukti terlibat politik praktis pada Pilkada serentak 2018, Pileg dan Pilres 2019 sanksinya diberhentikan tidak dengan hormat  selaku ASN.

Lebih lanjut Idhamto mengingatkan seluruh ASN di OKU Timur untuk tidak ikut-ikutan hadir apapun alasannya di saat kampanye, termasuk foto bareng dengan kandidat calon, atau memasang tanda gambar calon di pekarangan rumah atau me laik calon di media sosial.

Untuk diketahui berdasarkan imbauan Menteri Dalam Negeri terkait penyelenggaraan Pilkada serentak 2018, ASN akan langsung diberhentikan sementara setelah sidang selesai digelar,  Jika ASN terbukti melanggar netralitas.

Selain itu, berdasarkan Undang-Undang No. 10 tahun 2016 tentang Pilkada, Bawaslu memiliki kewenangan untuk melaporkan adanya dugaan pelanggaran netralitas oleh ASN kepada Komisi Aparatur Sipil Negara, Kemenpan RB dan Kemendagri.(bkmfm)

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *