Jelang Pilkada 2018, ASN Hati-hati Gunakan Medsos

MARTAPURA – Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten OKU Timur diminta berhati-hati dalam penggunaan media sosial terkait dengan Pilkada sertentak tahun 2018.

Pasalnya hal ini sudah diatur secara jelas melalui Surat Edaran (SE) Mendagri No 273/3772/SJ 11 Oktober 2017 tentang larangan penggunaan fasilitas pemerintah daerah pada Pilgub, legislatif dan Pemilihan Presiden bahkan pada Pilkades.

Larangan tersebut mencakup tentang adanya interaksi pada Media Sosial (Medsos) yang selama ini kerap digunakan sejumlah kalangan tanpa terkecuali PNS untuk bersosialisasi menanggapi postingan-postingan sejumlah tim calon Kepala Daerah.

Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika OKU Timur Drs HM Supardi M.BA MM di Martapura, meminta kalangan PNS di OKU Timur untuk menahan diri jangan terlibat  politik praktis, termasuk didalamnya  penggunaan media sosial terkait dengan Calon atau Parpol tertentu.

Lebih lanjut HM Supardi menegaskan,  seharusnya media sosial dipergunakan untuk memberikan informasi yang fositif namun justru banyak disalah gunakan menjadi alat penyebar konten negatif bahkan bohong. Karena itu dia meminta pengguna medsos tidak gampang membagian berita atau kabar yang belum jelas sumbernya melalui media sosial, jika dilanggar dapat dikenakan UU ITE.

Sementara itu anggota Panwaslu OKU Timur Beni Tanagus  menegaskan   bagi PNS yang melakukan pelanggaran selama pelaksanaan pilkada di Medsos, maka pihaknya akan memberikan rekomendasi sesuai dengan surat edaran yang ada mulai dari sanksi ringan hingga sanski berat.(bkmfm)

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *